Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Tipikal Saham yang Jelek, jangan asal pilih


 Dalam trading saham, untuk mendapatkan profit, Anda perlu mencari saham yang bisa naik, dan Anda bisa mempelajari pola dengan analisa teknikal sesuai dengan rencana trading Anda.


Saham yang dapat memberi Anda keuntungan, dan Anda dapat memperdagangkan saham Anda dengan lebih nyaman, adalah saham biasa yang menguntungkan Anda. Pelajari juga praktik dan strategi analisis teknis di sini: Analisis Teknis untuk Keuntungan Maksimum.


Untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal dari saham, Anda juga perlu memahami jenis-jenis saham temporer yang buruk atau tidak layak untuk diperdagangkan.


Karena dengan memahami saham-saham yang pergerakannya buruk, Anda dapat menghindari saham-saham tersebut, atau setidaknya Anda tidak harus membeli saham-saham tersebut secara massal, 




sehingga Anda dapat meminimalkan risiko perdagangan. Anda dapat melakukannya dengan UJIAN SAHAM.

Anda yang ingin memahami cara memilih saham yang baik dan buruk, maka Anda dapat mempelajari praktik dan strateginya di sini: Panduan sederhana dan efektif untuk memilih (mengevaluasi) opsi saham.


Ada banyak tindakan buruk umum yang berisiko bagi para pedagang, terutama untuk membeli dan menahan umum. Namun salah satu tindakan buruk yang umum harus Anda pahami adalah: tindakan yang tidak sesuai dengan karakter pribadi Anda.

"Apa maksudnya pak Heze?" Tanya kamu


Ketika anda menganalisa suatu saham tetapi tidak memahami analisa teknikal dari saham tersebut (anda bingung dengan pola teknikalnya, menurut anda support resistancenya tidak jelas).


Atau Anda sering kehilangan perdagangan saham yang sama, maka bisa jadi saham tersebut adalah saham biasa yang buruk bagi Anda.


Tetapi Anda harus ingat bahwa saham yang biasanya buruk bagi Anda belum tentu tindakan buruk bagi pedagang lain. Itulah mengapa penting bagi Anda untuk selalu mempraktekkan trading Anda sendiri (trading, self analysis, bukan sekedar copy dan membeli saham berdasarkan kata “expert”).


Karena dengan trading sendiri (jual beli saham), Anda akan tahu saham mana yang cocok untuk Anda dan mana yang tidak. Nah, jika ada saham yang selalu membuat Anda rugi (berkali-kali ramalannya salah), atau Anda tidak mengerti pola teknis saham tersebut, maka Anda bisa memutuskan untuk mencari saham lain.


Yang benar adalah, jika Anda kalah pada suatu saham, belum tentu saham tersebut tidak tepat untuk Anda. Mungkin Anda kurang paham cara membaca analisa teknikal (terutama support resistance dan indikatornya).


Oleh karena itu, jika Anda mengalami kerugian pada suatu saham, sebaiknya periksa terlebih dahulu apakah Anda telah melakukan analisis teknikal dan memahami cara menafsirkan analisis teknikal. Karena itulah dalam postingan kali ini: Kombinasi Pemilihan Saham dan Analisis Teknikal, saya menulis tentang betapa pentingnya memahami analisis teknikal dalam pemilihan saham.


Jika ternyata setelah dianalisa, dan pergerakan saham tidak selalu mengikuti trend, maka dapat disimpulkan bahwa saham tersebut tidak cocok untuk Anda. Tetapi jika Anda melakukan analisis teknis yang salah, maka Anda perlu memperdalam pengetahuan teknis Anda.


Intinya: Anda dapat melihat saham biasa yang buruk melalui kriteria/pola teknis tertentu. Selain itu, Anda dapat menemukan saham biasa yang tidak cocok jika Anda berlatih menganalisis dan membeli saham Anda sendiri secara mandiri.

Posting Komentar untuk "Tipikal Saham yang Jelek, jangan asal pilih"

close